Khasiat Jahe untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya agar Tidak Pahit
Bandung – Jahe sejak lama dikenal sebagai rempah khas Asia Tenggara yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Di Indonesia, jahe menjadi bahan utama dalam minuman penghangat tubuh yang populer, yaitu wedang jahe.
Minuman ini kerap menjadi pilihan saat cuaca dingin karena memberikan rasa hangat sekaligus menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan.
Dalam tradisi ini kerap menjadi pilihan saat cuaca dingin karena memberikan rasa hangat sekaligus menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan.
Dalam tradisi masyarakat, wedang jahe bukan hanya dinikmati sebagai minuman penyegar, tetapi juga dipercaya dapat membantu mengatasi aneka keluhan ringan. Dengan pengolahan yang tepat, wedang jahe dapat menjadi minuman herbal harian yang aman dan menyehatkan.
Mengapa Wedang Jahe Baik untuk Tubuh?
Jahe mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu memperkuat sistem imun. Jika dikonsumsi rutin dalam junlah wajar, wedang jahe dapat juga berguna untuk meredakan peradangan, termasuk nyeri sendi atau pegal-pegal yang kerap muncul setelah aktivitas padat.
Bagi yang sering mengalami flu dan batuk, minuman ini bisa menjadi solusi alami. Sensasi hangat dari jahe membantu melegakan tenggorokan, membersihkan saluran pernapasan, sekaligus mengurangi rasa tak nyaman akibat batuk.
Kandungan gingerol pada jahe juga membantu mempercepat pemulihan ketika tubuh sedang tidak fit kolesterol dan tingliserda sehingga berpengaruh positif pada kesehatan jantung.
Manfaat lainnya datang dari sisi pencernaan. Wedang jahe dapat mempercepat proses pengosongan perut sehingga memantu meringankan perut kembung, mual, mules, hingga gejala maag ringan.
Selain itu, jahe juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolestreol dan triligenda sehingga berpengaruh positif pada kesehatan jantung.
Tips Membuat Jahe agar Tidak Pahit
Agar rasa wedang jahe tetap nikmat tanpa meninggalkan pahit berlebh, ada beberapa teknik sederhana yang bisa diterapkan.
1. Pilih jahe segar yang sudah tua dengan kulit berwarna kecokelatan.
2. Kupas jahe yang cukup tipis agar aromanya tetap kuat dan tidak meninggalkan rasa getir
3. Bakar jahe sebelum diseduh untuk mengeluarkan aroma dan rasa yang lebih hangat
4. Memarkan jahe setelah dibakar agar sari rempahnya cepat larut dalam rebusan
5. Tambahkan serai, gula merah, atau madu untuk memperkaya rasa dan mengimbangi sensasi pedasnya.
Cara Membuat Wedang Jahe di Rumah
Jahe, Air, Serai, Kayu Manis, Madu atau Gula Merah
Langkah Pembuatan:
Siapkan semua bahan, cuci bersih serai, kupas tipis jahe lalu bakar.
Memarkan jahe dan serai agar aromanya keluar
Rebus air hingga mendidih, lalu masukan jahe, serai, dan kayu manis
Tambahkan madu atau gula merah sesuai selera
Wedang Jahe kini juga hadir dalam berbagai kreasi modern, seperti campuran susu, kopi, teh, hingga jelly. Meski berinovasi, sensasi hangat jahe tetap menjadi ciri khas yang disukai banyak orang.