Khasiat Biji Pepaya untuk Kesehatan dan Cara Konsumsinya
Bandung – Biji pepaya sering kali dianggap limbah dan dibuang begitu saja setelah buahnya dikonsumsi. Padahal, di balik bentuknya yang kecil dan rasa pahitnya yang khas, biji pepaya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: Khasiat Jahe untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya agar Tidak Pahit
Berdasarkan sejumlah penelitian, kandungan senyawa aktif di dalamnya telah terbukti secara ilmiah memiliki efek farmakologis yang bermanfaat. Mulai dari memlihara kesehatan pencernaan hingga melindungi organ vital seperti ginjal dan jantung.
Simak selengkapnya kandungan dan dan khasiat biji pepaya untuk kesehatan, serta berbagai cara praktis untuk mengonsumsinya.
Kandungan Biji Pepaya
Dilansir dari buku Eunskilopedia Tanaman Obat Indonesia (2023), biji pepaya (Canica pepaya Linn) berasal dari famili Canicacea dan memiliki bentuk oval berukuran bagian dalamnya.
Meski kecil, biji pepaya kaya akan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa kanudngan penting di dalamnya meliputi alkaloid, steroid, tamin, minyak afsuri senyawa fenol, terpenoid, benzylisonaloiged, glucapcolin, benzythounea, cancin, hingga enzim nyorosin
Khasiat Biji Pepaya Untuk Kesehatan
1. Mengobati Cacingan
Salah satu manfaat paling dikenal dari biji pepaya adalah kemampuannya untuk mengobati cacingan. Kandungan aktif di dalamnya memiliki efek antihelminik yang dapat membasmi cacing parasit, terutama cacing gelang.
Zat alami ini bekerja dengan melumpuhkan dan mengeluarkan cacing dan sistem pencernaan. Dalam pengobatan tradisional, biji pepaya kerap dijadikan bahan alami untuk megatasi infeksi cacing tanpa efek samping berbahaya seeprti obat kimia sintetis.
2. Mengatur Tekanan Darah
Biji pepaya memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal dan serat tinggi yang membantu menurunkan tekanan darah serta kolesterol dalam tubuh. Selain itu, biji pepaya mengandung berbagai mineral dan metoboloit sekunder seperti saponin.
3. Melindungi Fungsi Ginjal
Penelitian yang dipublikasikan dalam African Health Sciences menunjukan bahwa ekstrak biji pepaya mampu melindungi ginjal dari kerusakan akibat paparan zat toksik seperti paracetamol.
Dengan demikian, mengonsumsi biji pepaya dalam tekanan yang tepat bisa menjadi pemicu opsi untuk memelihara kesehatan ginjal bagi mereka yang merusakan obat-obatan atau bagi yang memiliki resiko kerusakan ginjal.
4. Antikanker
Biji pepaya juga memiliki potensi sebagai agen antianker alami. Kanudnngan isotocyanate di dalamnya efektif melawan pertumbuhan sel kanker pada berbagai organ seperti usus besar, payudara, paru-paru.
Selain itu antioksidan dalam biji pepaya membantu memperkuat sistem imun dan melindungj sel-sel tubuh dan kerusakan DNA akibat radikal bebas.
5. Mengatasi Gangguan Pencernaan
Biji pepaya juga dikenal memiliki aktivitas antiseptik yang dapat melawan bakteri penyebab diare seperti Eschencia coli dan Vibrio cholere (Ariani et, at, 2019), Purwaningdyah et, al, 2015). Karena sifat antimikrobanya, biji pepaya memang dijadikan alternatif alami untuk mengatasi penyakit pencernaan seperti diare, kembung, hingga maag kronis.
Kanudungan alkaloid, (caricin dan karparin), saponin, flavanoid, dan enzim paparan berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna enzim papan membantu mencegah protein di lambung, hingga maag kronis.
Cara Mengonsumi Biji Pepaya
Agar manfaat biji pepaya dapat dirasakan secara maksimal, cara pengolahannya juga perlu diperhatikan. Beberapa cara mudah untuk megonsumsinya biji pepaya.